Sejarah Lengkap Sepatu Vans

Sejarah sepatu vans akan sangat menarik untuk di bahas. Banyak pesan dan pelajaran penting dibalik nama brand VANS. Siapa yang tidak mengenal sepatu Vans dengan tagline nya “Vans Off The Wall” . Vans adalah Brand atau perusahaan sepatu skateboard asal USA yang sudah menjadi kewajiba para sneakershead diseluruh dunia untuk memiliki setidaknya sepasang sepatu dari brand kenamaan satu ini . Vans tidak hanya menjual sepatu saja namun mereka juga menyediakan berbagai produk fashion seperti , thisrt , kaos, jacket , tas dan pernak pernik olahraga skateboard lainnya .

Sejarah Sepatu Vans

Sejarah Brand Vans dilahirkan melalui pemikiran bersama-sama dari James Van Doren, Paul Van Doren, Gordon C. Lee, Serge D’Elia, dan Lorena Neira.

16 Maret 1966 , Paul Van Doren dan ketiga sahabatnya itu sepakat untuk membuat sebuah perusahaan bernama Van Doren Rubber Co atau yang kita kenal sekarang VANS .

Paul Van Doren pernah bekerja sebagai pembuat sepatu dan penyapu lantai di pabrik sepatu bermerek Randy’s selama kurang lebih 20 tahun lamanya . Dia telah mendapatkan berbagai promosi selama bekerja di pabrik tersebut karena ketekunan dan keuletannya, sampai akhirnya Paul menjabat sebagai Vice President di Randy’s.

Namun pada akhirnya Paul memutuskan hengkak dari perusahaan yang telah lama ditekuninya dan telah memberikan banyak pelajaran tentang manis dan pahitnya dalam berbisnis. Paul pun pindah ke California dan bertemu dengan ketiga sahabatnya untuk mendirikan perusahaan sepatu baru berbekal pengalaman , kegigihan dan keuletannya selama bekerja di Randy’s.

Pabrik dan Toko Sepatu Vans – 1966

pabrik dan toko pertama vans

Tepat pada 1 Maret 1966 di Broadway, Anaheim California, Paul Cs memulai perusahaannya dengan membuka sebuah toko sekaligus pabrik di satu tempat . Mereka hanya menempatkan contoh-contoh sepatu saja di etalase mereka, karena Paul hanya akan membuat sepatu jika ada yang tertarik untuk memesannya. Di hari pertama pembukaan toko, hanya 16 orang saja yang datang untuk melihat tokonya.

Berjalannya waktu , Vans mulai dipercaya menyediakan sepatu untuk keperluan pelajar di sekolah-sekolah , tim-tim olahraga dan cheerleader di seluruh California Selatan, dan hal ini membuat kepopuleran dan daya tarik Vans semakin meningkat.

Pada peiode ini Vans meluncurkan VANS#44 atau yang biasa kita kenal dengan nama Vans Authentic . Penjualan dari Vans Authentic ini bisa dibilang sukses karena semua sepatu Vans Authentic yang mereka buat habis terjual pada saat itu.

Era Skateboard dan Extream Sport – 1970 an

tahun 1975 , Profesional Skateboarder kala itu Tony Alva dan Stacy Peralta mengkonsep VANS#95 atau yang biasa kita kenal dengan Vans Era , dan dari sini lah label “Off The Wall” tercipta. Bisa dibilang saat itu adalah masa-masa kejayaan Vans karena Vans menjadi pilihan nomer 1 untuk para rider BMX dan Skateboard.

1970-an akhir , Vans mluncurkan sepatu model Slip-On dengan motif checkerboard berwarna hitam putih dengan bahan kanvas dan karet. Disaat yang sama pula, Universal Studios meminta pasokan sepatu untuk keperluan produksi film, lalu Vans pun mengirimkan Slip-On checkerboard dalam jumlah yang banyak.

Berkat banyak sekali bintang dan Artist Hollywood yang memakai sepatu Vans pada film-film mereka, Vans mendapat banyak sekali order di seluruh Amerika mencatatkan rekor sebagai sepatu paling laris di dunia sampai detik ini.

Old Skool dan Siluet Vans

sepatu old skool

sekitar tahun 1977 , Vans meluncurkan sepatu VANS#36 atau yang biasa kita kenal dengan Vans Oldskool . Sepatu ini adalah sepatu Vans pertama dengan siluet lambang ikonik Vans di bagian luar.

Karakter siluet inilah yang nantinya menjadi penanda untuk sepatu-sepatu Vans lainnya.

Saat pertama diluncurkan , lekukan kulit ikonik ini diberi naja “Jazz Stripe” yang pada akhirnya lebih terkenal dengan nama “Sidestripe” dikalangan para penggila Vans . Dipadukan dengan desain Low-cut , tumit sepatu dari bahan kulit yang nyaman serta panel suede klimis, model sepatu ini nyaris tak tergantikan selama 40 tahun.

Popularitas Vans

Ketika banyak merek sepatu yang bersaing melalui pasar mainstream lewat olahraga seperti sepakbola dan basket, Vans memilih untuk melalui jalur yang berbeda.

Vans Tetap setia kepada para skateboarder dengan gaya klasiknya , hal inipun terbukti pada produk-produk mereka yang tak lekang oleh pergantian zaman seperti Vans Oldskool , Vans Era atau Vans Authentic. Dan bagi para penggemarnya justru ke orisinalitas Vans ini yang membuat Vans tetap digemari oleh semua kalangan .

Selain kualitasnya yang menjanjikan, keunikan Vans selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para sneakershead di dunia. Sebut saja desain outsole “waffle” yang menjadi cirikhas sepatu Vans dengan ukuran sole yang lebih lebar dari sepatu pada umumnya, atau sepatu dengan model papan catur, dan “jazz stipe” pada Vans Oldskool .

VANS Indonesia

Di Indonesia sendiri khususnya di Jakarta, penikmat sepatu Vans tidak hanya para skateboarder saja, para pelajar, mahasiswa, pekerja, artist dan anggota band juga merupakan user dari sepatu asal Amerika ini.

Dan mungkin kita bisa sedikit bangga karena ada sepatu Vans yang berlabel “made in Indonesia”. Vans dengan kode waffle GSI adalah Vans original karena Vans memang membuka pabrik resmi mereka di Indonesia.

Sepatu Vans buatan Indonesia ini diproduksi oleh PT.Glow Start Indonesia. Namun Indonesia tetap harus mengimport bahan materialnya dari US karena kita tidak diperbolehkan untuk memproduksi bahan maretialnya sendiri. Berbeda dengan China , Vans hanya memberikan design dan sample saja karena mereka harus mengikuti kebijakan pemerintah dimana China harus memproduksi bahan materialnya sendiri sampai sama dengan aslinya.

Sepatu Vans Pelopor Sepatu Skate

Simple tetapi tetap terlihat keren menjadi daya tarik bagi kaula muda dalam aktifitas sehari-hari. terutama bagi para skateboarder diluarsaja yang tidak mau ambil pusing soal gaya berpakaian. Semua yang berbau “simple” lebih diminati daripada berlebihan .

Pemilihan style berpakaian yang simple dan sederhana mencerminkan kepribadian yang bergaya apa adanya . Vans selalu berpegang teguh pada prinsip klasik nya, bahwa sepatu yang simple tidak akan pernah lekang oleh waktu .

Biografi PAUL VAN DOREN ( Co Founder VANS )

co founder Vans

Sedikit cerita tentang biografi Paul Van Doren. Lahir tahun 1930 dan tinggal di Boston, Paul memilih meninggalkan sekolahnya saat baru naik ke kelas 3 SMP, dan memutuskan untuk menekuni hobinya pada saat itu yaitu berkuda.

Dia sudah mulai mengikuti balapan-balapan kuda saat usianya 14 tahun dan mendapat julukan “Dutch The Clutch” karena style nya yang aneh ketika berkuda.

Orangtua Paul tidak begitu menyukai hobi Paul karena dia hanya menghabiskan waktu bermain bersama kudanya dan sama sekali tidak menghasilkan uang, akhirnya Paul dipaksa untuk bekerja di sebuah pabrik sepatu sebagai buruh pembuat sepatu dan penyapu lantai.

Demikian sejarah Sepatu Vans serta asal mula sepatu Vans secara lengkap dari awal berdiri sampai menjadi sepatu terlaris sepanjang masa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *